Sidoarjo, http://kabarhits.id
Sejumlah emak-emak warga Perumahan Istana Mentari, Kelurahan Cemengkalang, Sidoarjo, menggelar aksi unjuk rasa damai menolak keberadaan makam yang berada di area dalam kompleks hunian mereka. Warga merasa keberadaan makam tersebut tiba-tiba muncul tanpa sosialisasi dan berada tepat di akses utama perumahan.
Mereka berkumpul di pos keamanan perumahan, membawa poster penolakan, serta meminta agar makam tersebut segera dipindahkan ke area pemakaman umum.

“Ironisnya makam itu berada di pintu utama perumahan. Kami semua kaget, tiba-tiba sudah ada pemakaman tanpa persetujuan warga,” ujar Ibu Rose (63), warga Istana Mentari, saat aksi protes, Minggu (28/12/2015).
Rose menyebut warga tidak pernah diajak rembuk atau diberi informasi sebelum prosesi pemakaman dilakukan. Ia mengaku sudah pernah menemui keluarga almarhum untuk meminta kejelasan.
“Kita tidak setuju adanya makam itu. Makamnya mendadak, kita tidak pernah dikasih tahu. Penginnya dipindah saja makamnya, karena ini bukan area untuk pemakaman,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Priyo, salah satu perwakilan warga. Ia menuturkan bahwa almarhum dimakamkan pada Senin malam (15/12) tanpa pemberitahuan resmi kepada warga.
Priyo menambahkan bahwa lahan tersebut mulanya dikabarkan merupakan fasum (fasilitas umum), kemudian berubah menjadi komersial, namun belakangan digunakan sebagai makam.
“Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang warga tidak setuju, kami mohon pihak keluarga almarhum dengan lapang dada bisa menindaklanjuti pemindahan makam,” kata Priyo.
“Rumornya lahan itu bukan untuk pemakaman, belum diperjualbelikan. Kami sudah menghubungi developer dan keluarga, tapi belum ada mediasi. Warga siap duduk bersama dengan lapang dada,” ujarnya.

Warga menegaskan aksi penolakan ini bukan bentuk permusuhan terhadap pihak keluarga almarhum, melainkan murni soal aturan dan kenyamanan lingkungan.
“Kami berharap developer serta keluarga almarhum segera memberikan konfirmasi dan duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” pungkas Priyo. (Ryn)












